BAHASA INDONESIA 2

KPK GELEDAH RUANG KERJA SEKDA BANTEN

Kesalahan :

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan kasus dugaan korupsi yang melibatkan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah. Kemarin penyidik iembaga antikorupsi itu menggeledah ruang kerja sekretaris daerah (sekda) Pemprov Banten.

Lebih dari 10 penyidik KPK menggeledah ruang kerja sekda yang berada di Gedung Sekretariat Daerah, tepatnya di Kawasan Pusat Pemerintahan Pemerintah Banten (KP3B) di Kecamatan Curug, Kota Serang.

Selain ruangan sekda, KPK juga menggeledah ruang Biro Umum Pemprov Banten. Petugas KPK terlihat mencari berkas-berkas yang diduga terkait kasus dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan Pemprov Banten dan dugaan suap penanganan sengketa Pilkada Lebak yang melibatkan Ratu Atut. Saat penggeledahan, petugas keamanan dalam (kamdal) sekretariat daerah memperketat penjagaan di dua pintu masuk ruangan yang telah diperiksa KPK.

Abdul Rozak, anggota kamdal Pemprov Banten, mengatakan bahwa tim KPK masuk dan melakukan penggeledahan pada pukul 14.00 WIB.”Kami tidak tahu berapa orang pastinya yang masuk ke setiap ruangan,” ungkap Rozak.

Asisten Daerah (Asda) III Pemprov Banten M Yanuar mengatakan, tim KPK yang datangberjumlah 12-14 orang. “Tadi sekitar pukul 14.00 WIB, saya kedatangan rombongan KPK dan mereka mengaku akan menggeledah ruang sekda dan biro umum,” ungkapnya. Dia mengatakan, tim penggeledahan ini dipimpin oleh Novel Baswedan. Hingga pukul 17.00 WIB, petugas KPK masih menyisir beberapa ruangan.

Sementara itu, Juru Bicara KPK Johan Budi SP membenarkan adanya penggeledahan di ruangan Dinas Umum dan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten terkait kasus alkes dengan tersangka Ratu Atut Chosiyah. Menurut dia, penggeledahan di ruangan ini untuk melengkapi proses penggeledahan sebelumnya yang pernah dilakukan. “Tempat atau ruangan yang digeledah itu tentu karena ada jejak-jejak tersangka. Jejaknya salah satunya seperti dokumen. Ada sejumlah dokumen yang disita penyidik. Penggeledahan masih berlangsung sampai malam ini (tadi malam),” tandas Johan saat dihubungi KORANSINDO kemarin.

Dia menuturkan,penggeledahan di dua ruangan tersebut bukan tanpa alasan. Biasanya ada informasi atau keterangan yang diterima dari saksi dalam proses pemeriksaan. Apalagi sebelumnya Sekda Provinsi Banten Muhadi pernah diperiksa. “Kasus alkes Banten dengan tersangka RAC ini masih kita kembangkan. Nanti akan ada saksi diperiksa untuk konfirmasi hasil penggeledahan,” bebernya.

Tubagus Sukatma, kuasa hukum Ratu Atut, mengaku baru mengetahui penggeledahan ruangan Dinas Umum dan Sekda Provinsi Banten dari informasi wartawan.

Sukatma pun membantah Atut pernah memerintahkan biro umum dan sekda dalam proses penganggaran alkes 2010-2013. Menurut dia, Atut adalah pemegang kekuasaan pengelolaan uang daerah, sedangkan pengadaan itu merupakan urusan teknis di dinas-dinas. “Ibu (Atut) tidak pernah perintahkan a, b, c. Tidak pernah itu. Dia tidak pernah rekomendasi juga (ke biro umum dan sekda). Itu bukan di tataran dia. Ibu gengsi kalau sudah urusan itu,” kilahnya. teguh mahardika/ sabirlaluhu

 

Perbaikan :

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan kasus dugaan korupsi yang melibatkan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah. kemarin penyidik Lembaga Antikorupsi itu menggeledah ruang kerja sekretaris daerah (sekda) Pemprov Banten. lebih dari 10 penyidik KPK menggeledah ruang kerja sekda yang berada di Gedung Sekretariat Daerah, tepatnya di Kawasan Pusat Pemerintahan Pemerintah Banten (KP3B) di Kecamatan Curug, Kota Serang.

Selain ruangan sekda, KPK juga menggeledah ruang Biro Umum Pemprov Banten. petugas KPK terlihat mencari berkas-berkas yang diduga terkait kasus dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan Pemprov Banten dan dugaan suap penanganan sengketa Pilkada Lebak yang melibatkan Ratu Atut. saat penggeledahan, petugas keamanan dalam (kamdal) sekretariat daerah memperketat penjagaan di dua pintu masuk ruangan yang telah diperiksa KPK.

Abdul Rozak, anggota kamdal Pemprov Banten, mengatakan bahwa tim KPK masuk dan melakukan penggeledahan pada pukul 14.00 WIB.”kami tidak tahu berapa orang pastinya yang masuk ke setiap ruangan,” ungkap Rozak.

Asisten Daerah (Asda) III Pemprov Banten M Yanuar mengatakan, tim KPK yang datangberjumlah 12-14 orang. “tadi sekitar pukul 14.00 WIB, saya kedatangan rombongan KPK dan mereka mengaku akan menggeledah ruang sekda dan biro umum,” ungkapnya. dia mengatakan, tim penggeledahan ini dipimpin oleh Novel Baswedan. Hingga pukul 17.00 WIB, petugas KPK masih menyisir beberapa ruangan.

Sementara itu, Juru Bicara KPK Johan Budi SP membenarkan adanya penggeledahan di ruangan Dinas Umum dan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten terkait kasus alkes dengan tersangka Ratu Atut Chosiyah. menurut dia, penggeledahan di ruangan ini untuk melengkapi proses penggeledahan sebelumnya yang pernah dilakukan. “tempat atau ruangan yang digeledah itu tentu karena ada jejak-jejak tersangka. Jejaknya salah satunya seperti dokumen. ada sejumlah dokumen yang disita penyidik. Penggeledahan masih berlangsung sampai malam ini (tadi malam),” tandas Johan saat dihubungi KORANSINDO kemarin.

Dia menuturkan,penggeledahan di dua ruangan tersebut bukan tanpa alasan. biasanya ada informasi atau keterangan yang diterima dari saksi dalam proses pemeriksaan. apalagi sebelumnya Sekda Provinsi Banten Muhadi pernah diperiksa. “kasus alkes Banten dengan tersangka RAC ini masih kita kembangkan. nanti akan ada saksi diperiksa untuk konfirmasi hasil penggeledahan,” bebernya. Tubagus Sukatma, kuasa hukum Ratu Atut, mengaku baru mengetahui penggeledahan ruangan Dinas Umum dan Sekda Provinsi Banten dari informasi wartawan.

Sukatma pun membantah Atut pernah memerintahkan biro umum dan sekda dalam proses penganggaran alkes 2010-2013. Menurut dia, Atut adalah pemegang kekuasaan pengelolaan uang daerah, sedangkan pengadaan itu merupakan urusan teknis di dinas-dinas. “Ibu (Atut) tidak pernah perintahkan a, b, c, tidak pernah itu. dia tidak pernah rekomendasi juga (ke biro umum dan sekda). itu bukan di tataran dia, Ibu gengsi kalau sudah urusan itu,” kilahnya. teguh mahardika/ sabirlaluhu.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s